Info berita, panduan membuat blog gratis di blogger dan wordpress, media sosial whatsapp, facebook, twitter, google plus. Berbagi cara dan kegiatan konservasi, dll.

Powered by Blogger.

About Me

My photo
Selamat datang di blog menulis catatan... mohon maaf belum sempat mengisi halaman profil ini dengan detail. Pada lain kesempatan saya update agar lebih indah dan nyaman untuk dibaca sebagai kata sambutan dan perkenalan diri melalui blog. Nama lengkap saya : I Gusti Bagus Sudiantara, dari Bali, pekerjaan di lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Demikian perkenalan singkat dari saya, tetap semangat dalam berkreativitas, melakukan yang terbaik, berguna dan bermanfaat buat kita semua. Bersyukur atas anugrah indah yang berkelimpahan tiada batas. Saya ucapkan "Selamat Tahun Baru 2018" Salam

Slider

[4] [Konservasi] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / Awas Gunung Agung, Status Dinaikkan Dari Siaga Ke Awas

Awas Gunung Agung, Status Dinaikkan Dari Siaga Ke Awas

| No comment

Awas Gunung Agung, Status Dinaikkan Dari Siaga Ke Awas

Update : 10 Februari 2018 Pukul 09.00 Wita, Status Gunungapi Agung Bali diturunkan dari level IV (Awas) ke Level III (Siaga)

AWAS GUNUNG AGUNG BALI, STATUS DINAIKKAN DARI SIAGA KE AWAS
Gambar : Gunung Agung 27 Nopember 2017, 07.16 Wita - Jalur 11 Padangkerta - Karangasem
Erupsi Gunung Agung terus meningkat. Tingkat erupsi Gunungapi Agung sekarang meningkat dari fase freatik ke magmatik (sejak teramati sinar api di puncak di malam hari pada 25/11/2017 pukul 21.00 WITA. Sampai hari ini erupsi fase magmatik disertai kepulan abu tebal menerus mencapai ketinggian 2.000-3.400 meter dari puncak. 


Kepulan abu yang menerus kadang-kadang disertai erupsi eksplosif disertai suara dentuman lemah yang terdengar sampai jarak 12 km dari puncak. Sinar api semakin sering teramati di malam hari berikutnya. Ini menandakan potensi letusan yang lebih besar akan segera terjadi.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan dan risiko bencana maka PVMBG telah menaikkan status Gunung Agung dari Siaga (level 3) menjadi Awas (level 4) terhitung mulai 27/11/2017 pukul 06:00 WITA. Status Awas adalah status tertinggi dalam status gunungapi.

Pos pengamatan Gunung Agung di Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem melaporkan bahwa secara visual gunung jelas. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 2.500-3.000 m di atas puncak kawah. Teramati letusan dengan tinggi 3000 m dan warna asap kelabu. Terlihat sinar api. Tremor non harmonik menerus amplitudo 1 - 10 mm (dominan 1 - 2 mm).

Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 8 km dari kawah G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 10 km dari kawah G. Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yg paling aktual/terbaru.

BNPB mengkoordinasi potensi nasional dari TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, BUMN dan lainnya untuk mendampingi Pemerintah Daerah dalam penanganan erupsi Gunung Agung. Posko Pendampingan Nasional telah diaktivasi di Kabupaten Karangasem. BPBD bersama unsur lainnya terus melakukan penanganan darurat erupsi Gunung Agung.

Masyarakat yang berada di dalam radius 8 km dan peluasan 10 km dihimbau untuk segera mengungsi dengan tertib dan tenang. Sebagian masyarakat telah melakukan evakuasi mandiri sejak 25/11/2017 malam menyusul erupsi Gunung Agung.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Cek Posisi Anda Di Google Terhadap KRB Gunung Agung

Video Gunung Agung saat ini dari jalur 11 Padangkerta - Karangasem
Share This Post :