Info berita, panduan membuat blog gratis di blogger dan wordpress, media sosial whatsapp, facebook, twitter, google plus. Berbagi cara dan kegiatan konservasi, dll.

Powered by Blogger.

About Me

My photo
Selamat datang di blog menulis catatan... mohon maaf belum sempat mengisi halaman profil ini dengan detail. Pada lain kesempatan saya update agar lebih indah dan nyaman untuk dibaca sebagai kata sambutan dan perkenalan diri melalui blog. Nama lengkap saya : I Gusti Bagus Sudiantara, dari Bali, pekerjaan di lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Demikian perkenalan singkat dari saya, tetap semangat dalam berkreativitas, melakukan yang terbaik, berguna dan bermanfaat buat kita semua. Bersyukur atas anugrah indah yang berkelimpahan tiada batas. Saya ucapkan "Selamat Tahun Baru 2018" Salam

Slider

[4] [Konservasi] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / PVBMG Hitung Prediksi Kecepatan Awan Panas Gunung Agung

PVBMG Hitung Prediksi Kecepatan Awan Panas Gunung Agung

| No comment
Awan Panas Letusan Gunung Sinabung
Awan panas meluncur di lereng Gunung Sinabung ketika erupsi, tampak dari Desa Ndokum Siroga, Karo, Sumut, Rabu (8/1/2014). Foto: ANTARA/Irsan Mulyadi
Info berita dari detiknews pada Senin 02 Oktober 2017, 13:59 WIB

Karangasem - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan kekuatan energi Gunung Agung mencapai 15 juta meter kubik. Kecepatan awan panas Gunung Agung jika meletus mencapai 2 menit 25 detik per 10 km.

Awan panas adalah hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga dapat menyebabkan sesak napas.

"Semuanya ada modeling, karena untuk menjangkau 10 kilometer itu awan panas hanya butuh waktu 2 menit 25 detik," kata Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil di Pos Pengamatan Gunung Agung, Rendang, Karangasem, Bali, Senin (2/10/2017).

Hitungan tersebut muncul berdasarkan perbandingan dengan kekuatan Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Gunung Sinabung diketahui memiliki kekuatan sepersepuluh dari Gunung Agung, yakni 1,5 juta meter kubik.

"Volume untuk awan panas di Gunung Sinabung 1,5 juta meter kubik, sementara Gunung Agung 15 juta meter kubik. Itulah mengapa keluar angka 9 kilometer radius dan 12 kilometer sektoral, hasil dari pemodelan ini," ujar Devy.

Kemudian berdasarkan aktivitas kegempaan dan volume energi magma tersebut, PVMBG juga mampu mengukur kecepatan material vulkanik, seperti kerikil. Kecepatan itu muncul jika Gunung Agung meletus dan melemparkan material vulkanik.

"Kerikil itu kecepatannya bisa 300 meter per detik, berarti tiga kali lapangan bola dalam satu detik. Kalau kita bisa lari lebih cepat dari itu ya tidak apa-apa, kita umumkan status awas 2 jam sebelum meletus," ucap Devy.

"Tapi ini kan dalam rangka memitigasi, kami umumkan jauh hari sebelumnya. Manusia butuh jalan, tapi awan panas kan tidak butuh, dia terabas pepohonan dan permukiman," pungkasnya.
(vid/fay)

Sebagai bahan perbandingan serta tambahan pengetahuan mengenai letusan gunung berapi silakan membaca "Rekam Peristiwa Evakuasi Merapi"

Sumber : https://news.detik.com/berita/3666862/pvbmg-hitung-prediksi-kecepatan-awan-panas-gunung-agung
Share This Post :