Info berita, panduan membuat blog gratis di blogger dan wordpress, media sosial whatsapp, facebook, twitter, google plus. Berbagi cara dan kegiatan konservasi, dll.

Powered by Blogger.

About Me

My photo
Selamat datang di blog menulis catatan... mohon maaf belum sempat mengisi halaman profil ini dengan detail. Pada lain kesempatan saya update agar lebih indah dan nyaman untuk dibaca sebagai kata sambutan dan perkenalan diri melalui blog. Nama lengkap saya : I Gusti Bagus Sudiantara, dari Bali, pekerjaan di lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Demikian perkenalan singkat dari saya, tetap semangat dalam berkreativitas, melakukan yang terbaik, berguna dan bermanfaat buat kita semua. Bersyukur atas anugrah indah yang berkelimpahan tiada batas. Saya ucapkan "Selamat Tahun Baru 2018" Salam

Slider

[4] [Konservasi] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / Sejarah Gunung Agung Meletus

Sejarah Gunung Agung Meletus

| 1 Comment
Gunung Agung Meletus  Tahun 1963
Kepulan Asap Gunung Agung 1963

Sejarah Gunung Agung Meletus 

Sejarah aktivitas Gunung Berapi (Gunung Agung) memang tidak terlalu banyak diketahui. Catatan sejarah mengenai letusan gunung ini mulai muncul pada tahun 1808. Ketika itu letusan disertai dengan uap dan abu vulkanik terjadi. Aktivitas gunung ini berlanjut pada tahun 1821, namun tidak ada catatan mengenai hal tersebut. Pada tahun 1843, Gunung Agung meletus kembali yang didahului dengan sejumlah gempa bumi. Letusan ini juga menghasilkan abu vulkanik, pasir, dan batu apung.


Sejak 120 tahun tersebut, baru pada tahun 1963 Gunung Agung meletus kembali dan menghasilkan akibat yang sangat merusak. Berdasarkan buku yang dikarang Kusumadinata pada tahun 1979 gempa bumi sebelum letusan gunung berapi yang saat ini masih aktif tersebut terjadi pada 16-18 Februari 1963. Gempa tersebut dirasakan dan didengar oleh masyarakat yang hidup di sekitar Gunung Agung.

Letusan Gunung Agung yang diketahui sebanyak 4 kali sejak tahun 1800, diantaranya : Di tahun 1808 ; Dalam tahun ini dilontarkan abu dan batu apung dengan jumlah luar biasa. 1821 Terjadi letusan normal, selanjutnya tidak ada keterangan. Tahun 1843 Letusan didahului oleh gempa bumi. Material yang dimuntahkan yaitu abu, pasir, dan batu apung.



Selanjutnya dalam tahun 1908, 1915, dan 1917 di berbagai tempat di dasar kawah dan pematangnya tampak tembusan fumarola. 1963 Letusan dimulai tanggal 18 Pebruari 1963 dan berakhir pada tanggal 27 Januari 1964. Letusan bersifat magnatis. Korban tercatat 1.148 orang meninggal dan 296 orang luka.

Karakter Letusan
Pola dan sebaran hasil letusan lampau sebelum tahun 1808, 1821, 1843, dan 1963 menunjukkan tipe letusan yang hampir sama, diantaranya adalah bersifat eksplosif (letusan, dengan melontarkan batuan pijar, pecahan lava, hujan piroklastik dan abu), dan efusif berupa aliran awan panas, dan aliran lava (Sutukno B., 1996).

Periode Letusan
Dari 4 kejadian letusan masa lampau, periode istirahat Gunung Agung dapat diketahui yakni terpendek 16 tahun dan terpanjang 120 tahun.

Di tahun 2017 saya menulis catatan pertanggal 22 September 2017, Gunung Agung naik ke level IV (AWAS). Dengan ditetapkannya status awas Gunung Agung, maka perhatian masyarakat publik mulai tertuju pada kondisi Gunung Agung. Berbagai kata kunci pencarian di google mulai muncul dengan berbagai jenis kata kunci yang berkaitan dengan Gunung Agung. 

Berita tentang Gunung Agung Bali mulai update setiap hari, bahkan pernah terjadi berita yang tidak benar alias hoax terkait gunung agung meletus. Berita hoax ini telah menggemparkan masyarakat yang tinggal di Kabupaten Karangasem berbondong bondong mengungsi hingga lalu lintas menjadi macet total. Bayangkan saja teman saya yang mengungsi ke Denpasar, berangkat pada jam 09.00 Wita tiba di Denpasar pada jam 04.00 Wita. Kejadian ini terjadi pada tanggal 22 September 2017.

Berdasarkan pengalaman tersebut, marilah kita semua cermat dan menyikapi setiap berita yang kita terima dengan tepat dan teredukasi dengan benar. Karena terkait dengan status Gunung Agung, pemerintah telah menyediakan pusat informasi, bisa diakses melalui nomor telepon, website.

Sebagai bahan edukasi untuk status Gunung Agung, saya mencoba untuk membuat artikel yang dirangkum dari berbagai sumber yang berkaitan dengan update informasi Gunung Agung yang bisa diakses setiap saat oleh masyarakat.

Menulis catatan Gunung Agung :

Gunung Agung Meletus Tahun 1963 | Kronologi
Sejarah Gunung Agung Meletus
Share This Post :